Kepemimpinan Komunitas Masyarakat Adat Andiko 44 ini dikenal olah anggota masyarakat yang tertua dan memiliki banyak pengetahuan. Ketualah yang membuat perintah dan peraturan pada perkampungan yang menjadi kekuasaannya. Kekuasaan ketua bertambah besar setelah merangkul daerah sekitar masuk kedalam wilayah kekuasaannya. "Datuok" (Da artinya Sang, Tuok asal kata dari Tuo/Tua, jadi Datuok artinya Sang Tua), dan masyarakat yang dipimpinnya disebut Anak Kemenakan. |
||
Erat hubungan antara Datuok, Ulama dan Pemerintah inilah yang disebut dengan "Tali Bapilin Tigo atau Tigo Tungku Sejarangan", yang menjadi elemen kunci Pembangunan di Daerah Kabupaten Kampar. Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar | ||
Minggu, 10 Juni 2012
Seni dan Budaya Daerah Kabupaten Kampar Riau Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar